Sabtu, 02 Juni 2012

Belajar Ilmu Pedang




Seorang pemuda ingin menguasai ilmu pedang. Ia mendengar ada seorang guru yang sangat tersohor dantak pernah terkalahkan. Guru itu kini menjadi petapa dan tinggal di puncak gunung tinggi. Karena tekadnya begitu tinggi, akhirnya Ia rela menempuh perjalanan jauh, mendaki gunung terjal tempat guru pedang itu bertapa.
Akhirnya Ia menemukan guru pedang yang Nampak tua, kurus namun penuh wibawa. “Guru…  ijinkan saya belajar ilmu pedang dari guru.” Sang guru mengangguk-angguk.
Tanya anak muda “Jika hamba belajar tekun, berapa lama waktu yang saya perlukan agar bisa menguasai ilmu pedang?” Guru menjawab “Hmm… Barangkali sepuluh tahun.”
Tanya anak muda “Guru, ayah Hamba sudah tua dan Hamba harus merawatnya. Hamba tak bisa meninggalkannya lama-lama. Jika hamba berlatih lebih giat lagi, berapa lama hamba bisa berhasil?” Jawab guru “Hmm.. kalau begitu mungkin bisa jadi dua puluh tahun.”
Anak muda ini terkejut mendengar jawaban dari gurunya. Keringatnya mulai bercucuran. Ia bertanya penuh keheranan “Tadi guru menyebut sepuluh tahun, kemudian dua puluh tahun. Begini saja guru, hamba bersedia melakukan apa saja, menempuh jalan sesulit apapun asl saya bisa menguasainya dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Berapa lama waktu yang saya perlukan?” jawab guru terkekeh-kekeh “ Kalau yang ini kamu memerlukan tiga puluh tahun.”
Pemuda itu menjadi frustasi “ Mengapa setiap kali saya memberitahu Anda bahwa saya akan bekerja lebih keras untuk mencapai tujuan saya, Anda memberitahu saya bahwa akan diperlukan waktu yang lebih lama?” Tanya pemuda itu. “Jawabannya jelas” kata sang guru. “Dengan satu mata terfokus pada imbalan, hanya tersisa satu mata untuk terfokus pada tujuanmu.”

 kisah ini dikutip dari buku "Simplify your life with Zen"




0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.